Kupas Tuntas Mengenai Efek Samping Masker Kopi

0
61
Masker Kopi
Masker Kopi. Sumber: KitaMudaMedia.com

Penggunaan masker berbahan alami semakin tren seiring maraknya produk perawatan kulit. Kreativitas para produsen skincare kian bertambah setiap harinya. Salah satu di antara hasil kreativitas tersebut adalah kemunculan masker berbahan dasar kopi. Selain rasanya yang nikmat, ternyata kopi dipercaya mampu membersihkan kulit mati dan mencegah penuaan. Hanya saja, di balik manfaatnya yang besar, terdapat efek samping masker kopi sebagai berikut.

Ternyata Begini Efek Samping Masker Kopi 

Kandungan kafein berpotensi menjadi dehidrator bagi kulit

Kopi dikenal memiliki kandungan kafein lumayan tinggi. Setidaknya terdapat 40 mg kafein setiap 100 gramnya. Angka ini terbilang tinggi bila melihat takaran kopi yang hanya sedikit. Di samping itu, kafein termasuk dehidrator. Ini berarti keberadaannya dapat memengaruhi kondisi kulit.

Namun demikian, efek samping masker kopi yang satu ini tidak mempan terhadap semua jenis kulit. Kecuali bagi Anda yang benar-benar memiliki jenis kulit kering, masker kopi tetap aman untuk digunakan. Anda bisa memanfaatkan produk pelembab bila merasakan kulit seketika menjadi kering.

Tidak berhenti sampai di situ, kafein juga berpotensi memunculkan jerawat. Bagi Anda yang sudah memiliki masalah kulit berupa jerawat, kafein dapat memperparah keadaannya. Gejala yang mungkin anda rasakan adalah jerawat semakin membesar, kulit menjadi kian sensitif, muka terasa perih dan sakit.

Memicu alergi pada kulit sensitif

Penggunaan masker kopi tidak dianjurkan untuk jenis kulit sensitif. Sebelum memutuskan untuk memakainya, alangkah baiknya anda memastikan kondisi kulit terlebih dahulu. Caranya, oleskan masker kopi pada kulit selain area wajah anda dalam jumlah sedikit. Tunggu dan amati reaksinya paling tidak selama 15-20 menit.

Pada dasarnya kulit sensitif rentan bereaksi terhadap pelbagai macam produk, termasuk di antaranya masker kopi. Apabila anda merasakan gejala iritasi berupa gatal-gatal, kulit kemerahan atau yang lainnya, segera hentikan pemakaian, bahkan bila perlu konsultasikan ke dokter.

Ampas kopi berpotensi merusak permukaan kulit

Efek samping masker kopi selanjutnya yaitu berpotensi menipiskan kulit wajah terutama bila digunakan setiap hari. Di samping manfaatnya untuk mengangkat kulit mati, masker kopi bisa jadi terlampau abrasif untuk kulit anda. Ini dapat membuat kulit anda terkelupas, yang mana ujungnya juga berimbas pada terjadinya iritasi.

Perlu dipastikan apakah kulit anda akan tetap sehat meski mengalami pengelupasan. Sebaiknya hal ini langsung dikonsultasikan kepada dokter ahli. Jangan memutuskan sendiri karena dapat berakibat fatal jika terjadi kesalahan. Terutama bagi anda yang menderita gangguan tertentu pada wajah, misalnya eksim atau rosacea, konsultasi harus benar-benar dilakukan sebelum memutuskan untuk mengeksfoliasi kulit menggunakan masker kopi.

Tidak hanya itu, anda perlu juga menjadikan produk skincare yang telah digunakan secara rutin sebelumnya sebagai bahan pertimbangan. Biasanya produk-produk tertentu yang beredar di pasaran justru membuat kulit semakin sensitif. Sebut saja, produk yang mengandung zat seperti benzoyl peroxide dan retinol. Dengan mengecek skincare sebelumnya, anda akan terbantu dalam membuat keputusan mengenai pemanfaatan masker kopi sebagai perawatan.

Kecantikan kulit merupakan impian setiap orang. Kulit yang terawat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Sangat wajar apabila banyak orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan perawatan terbaik. Pelbagai upaya lantas dilakukan untuk memiliki penampilan yang menawan. Hal ini tidak terlepas dari upaya penggunaan masker berbahan dasar kopi. Namun demikian, anda perlu senantiasa waspada terhadap efek samping masker kopi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini