Matawanita.com
Matawanita.com

Hai semua sobat matawanita.com, kali ini postingan ini akan membahas jawaban dari pertanyaan: Terangkan isi teori atom Thomsomn, Rutherford, dan Niels Bohr beserta gambar model atomnya. Makasih…. Buat sobat yang sedang mencari jawaban atas pertanyaan lainnya boleh lihat di menu categori Tanya jawab ya atau klik link ini. Yuk kita bersama lihat rangkumannya. Di halaman ini ada beberapa pilihan jawaban tentang pertanyaan ini. Silakan baca lebih jauh.

Pertanyaan

Terangkan isi teori atom Thomsomn, Rutherford, dan
Niels Bohr beserta gambar model atomnya. Makasih 🙂

Jawaban

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Terangkan isi teori atom Thomsomn, Rutherford, dan
Niels Bohr beserta gambar model atomnya. Makasih 🙂

karena dia bulat
[tex] x_{123} [/tex]

Jawaban

Jawaban #2 untuk Pertanyaan: Terangkan isi teori atom Thomsomn, Rutherford, dan
Niels Bohr beserta gambar model atomnya. Makasih 🙂

1. Model atom Thomson muncul pada tahun 1903 setelah sebelumnya didahulu oleh teori atom Dalton.

Pengertian Teori Atom Thomson
Teori Atom Thomson adalah salah satu teori yang mencoba mendeskripsikan
bentuk atom yaitu seperti bentuk roti kismis. Diibaratkan sebagai roti
kismis karena saat itu Thomson beranggapan bahwa atom bermuatan positif
dengan adanya elektron bermuatan negatif di sekelilingnya. Perhatikan
gambar berikut:



Pada gambar di atas, bagian berwarna oranye bermuatan positif, sedangkan berwarna hijau adalah elektron yang bermuatan negatif.

Sampai akhir abad ke-19, konsep mengenai bentuk atom masih berupa bola
pejal layaknya bola biliar. Sedangkan pada tahun 1987 Joseph John
Thomson secara total merubah konsep atom dengan adanya penemuan elektron
yang dikenal dengan teori atom Thomson.

Dalil Thomson
Sekiranya teori atom Thomson dapat diringkas sebagai berikut :
Atom berupa bola yang bermuatan positif dengan adanya elektron yang bermuatan negatif di sekelilingnya.Muatan positif dan negatif pada atom besarnya sama. Hal ini
menjadikan atom bermuatan netral. Suatu atom tidak mempunyai muatan
positif atau negatif yang berlebihan.
Selain roti kismis, teori atom Thomson dapat diumpamakan sebagai
semangka. Daging buah yang berwarna merah melambangkan ruang yang
bermuatan positif, sedangkan biji yang tersebar di dalamnya adalah
elekton yang bermuatan negatif.


2.



Seperti pada gambar di atas, Rutherford menjelaskan bahwa jika partikel
alfa mengenai inti atom, maka akan terjadi tumbukan yang mengakibatkan
pembelokan atau pemantulan partikel alfa. Hal itu disebabkan karena
massa dan muatan atom terpusat pada inti (nukleus). Rutherford
menyarankan bahwa muatan inti atom sebanding dengan massa atom dalam
sma( satuan massa atom). Partikel alfa yang mengenai awan elektron tidak
dibelokkan maupun dipantulkan.

Dalil Rutherford
Dari penjabaran di atas, maka sekiranya model atom Rutherford dapat disimpulkan sebagai berikut:
Sebagian besar volume atom merupakan ruang hampa. Massa atom terpusat di inti atom.Muatan atom terkonsentrasi pada pusat atom dengan volume yang sangat kecil. Kelipatan muatan ini sebanding dengan massa atom.Awan elektron tidak mempengaruhi penyebaran partikel alfa.
3.Menurut Bohr, electron menggelilingi inti
pada orbit tertentu. Di dalam atom terdapat orbit luar dan orbit dalam.
Orbit dalam adalah orbit electron didekat inti Orbit luar dapat
menampung lebih banyak electron. Elektron pada orbit luar menentukan
sifat-sifat kimia atom.Kadang-kadang electron pada orbit luar melompat
ke orbit dalam. Pada waktu melompat electron itu mengeluarkan cahaya.

Niels Bohr mengusulkan, pada 1913, apa yang sekarang disebut model atom Bohr. Gagasan itu adalah

1.
Dalam elektron terdapat lintasan-lintasan tertentu tempat elektron
dapat mengorbit inti tanpa disertai pemancaran atau menyerap energi.
lintasan itu, yang juga disebut kulit atom, adalah orbit berbentuk
lingkaran dengan jari-jari tertentu. Setiap lintasan ditandai dengan
satu bilangan bulat yang disebut bilangan kuantum utama (n), mulai dari
1, 2, 3, 4, dan seterusnya, yang dinyatakan dengan lambang K, L, M, N,
dan seterusnya. Lintasan pertama, dengan n = 1, dinamai kulit K, dan
seterusnya.
Bilangan kuantum (n) 1 2 3 4 Dan seterusnya Lambing kulit K L M N Dan seterusnya
Semakin
besar harga n (makin jauh dari inti), makin besar energi elektron yang
mengorbit pada kulit itu. Jadi tingkat energi kulit L lebih besar
daripada kulit K,tingkat energi kulit M lebih besar daripada kulit L dan
seterusnya. Kulit yang ditempati electron apakah kulit K,L,M atau yang
lainnya bergantung pada energi electron itu.

2. Elektron hanya
boleh berada pada lintasan-lintasan yang diperbolehkan (lintasan yang
ada), dan tidak boleh berada di antara dua lintasan. lintasan yang akan
ditempati oleh elektron bergantung pada energinya. pada keadaan normal
(tanpa pengaruh luar), elektron menempati tingkat energi terendah.
keadaan seperti itu disebut tingkat dasar (ground state). Apabila suatu
atom mendapatkan energi dari luar (misalnya dipanaskan atau disinari),
maka electron akan menyerap energi yang sesuai sehingga berpindah ke
tingkat energi yang lebih tinggi. Keadaan demikian disebut keadaan
tereksitasi (excited state).

3. Elektron dapat berpindah
dari satu kulit ke kulit lain disertai pemancaran atau penyerapan
sejumlah tertentu energi. perpindahan elektron ke kulit lebih dalam akan
disertai penyerapan energi. sebaliknya, perpindahan elektron ke kulit
lebih dalam akan disertai pelepasan energi.

Gambar 1. Model Atom Niels Bohr

Nah itu dia jawaban dari pertanyaan: Terangkan isi teori atom Thomsomn, Rutherford, dan Niels Bohr beserta gambar model atomnya. Makasih…. Semoga bermanfaat ya guys. Jangan lupa like dan share Matawanita di bawah ya. Thanks Demikian tanya-jawab mengenai Terangkan isi teori atom Thomsomn, Rutherford, dan Niels Bohr beserta gambar model atomnya. Makasih…, semoga dengan jawaban bisa membantu menyelesaikan masalah kamu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini