Matawanita.com
Matawanita.com

Hai semua pembaca setia matawanita.com, kali ini matawanita.com akan berbagi jawaban dari pertanyaan: Perbedaan antara pasar tradisional dan pasar modern. Buat sahabat yang sedang mencari jawaban atas pertanyaan lainnya boleh melihat di menu categori Tanya jawab ya atau klik link ini. Yuk kita bersama lihat pembahasannya. Di halaman ini ada pilihan jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan menelusuri lebih jauh.

Pertanyaan

Perbedaan antara pasar tradisional dan pasar modern

Jawaban

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Perbedaan antara pasar tradisional dan pasar modern

perbedaan yang harus kalian ketahui sebagai berikut:Perbedaan Jenis Barang yang DijualPasar tradisional umumnya menjual bahan makanan segar, namun beberapa pasar juga menjual kebutuhan sandang (pakaian). Intinya adalah pasar tradisional selalu menjual bahan kebutuhan sehari – hari. Hal ini dilakukan karena keluar-masuk barang lebih cepat dan selalu dibutuhkan masyarakat sehingga kelangsungan proses jual beli tetap terjaga.Pasar modern juga menjual barang kebutuhan sehari – hari, namun banyak juga yang menjual kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier. Jika ke hypermarket, Anda dapat melihat bahwa meeka bukan hanya menjual makanan atau pakaian melainkan juga elektronik, gadget, hingga furniture. Berbagai jenis barang tersedia di pasar modern. Hal inil merupakan salah satu yang membedakan keduanya. (baca juga: Ciri- Ciri Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi)Sponsors LinkProses Pembentukan HargaPada pasar tradisional, harga terbentuk melalui kesepakatan bersama antara penjual dan pembeli. Penjual bisa memasang harga sesuai yang diinginkan berdasarkan keuntungan yang ingin diterimanya dan pembeli boleh mengajukan keberatan akan harga yang diajukan penjual. Mereka akan melakukan tawar menawar hingga sepakat. Inilah yang menjadi pembentuk harga. Namun dalam beberapa proses tawar menawar, kesepakatan mungkin tidak terjadi sehingga harga tidak terbentuk. Meskipun begitu umumnya harga yang ditetapkan penjual pasar tradisional lebih murah dibandingkan pasar modern.Berbeda dengan pasar tradisional, di pasar moderen pembeli sudah menyetujui harga yag ditetapkan penjual. Harga sudah tercetak di tag dan pembeli langsung membayar sesuai harga yang tertera. Harga barang di pasar modern terbentuk hanya dari perhitungan pemilik pasar. Harga didasarkan dari perhitungan penjual akan modal, komisi, dan biaya lain – lain. Hal ini yang menyebabkan beberapa barang di pasar modern lebih mahal dibandingkan pasar tradisional. (baca juga: Prinsip-Prinsip Pengelolaan Sumber Daya Alam)Artikel lainnya:Syarat Terjadinya Interaksi SosialProses Interaksi Sosial AsosiatifCiri-Ciri Masyarakat TradisionaladsSubjek yang Melakukan Proses Jual BeliPada perbedaan pasar modern dan pasar tradisional, penjual langsung menjajakan barang dagangannya kepada pembeli. Namun, ada banyak penjual yang menjual barang sejenis pada satu pasar. Sedangkan di pasar modern, yang menjual barang adalah satu pemilik pasar atau penjual. Pemilik pasar menjual beberapa merek dagang kepada pembeli. Biasanya pada pasar modern, pembeli memilih merek dagang yang disediakan penjual (pemilik pasar) bukan memilih barang sejenis yang dijual oleh penjual berbeda. Pembeli juga tidak melakukan proses tatap muka langsung dengan penjual (pemilik pasar). (baca juga: Pengertian Perubahan Kebudayaan)Artikel lainnya:Contoh Negara MajuCiri-ciri Perilaku Menyimpangan PrimerDisintegrasi SosialModal dan Pengalaman PenjualPada pasar tradisional penjual umumnya memiliki modal yang terbatas atau modalnya tidak terlalu banyak. Oleh karena itu, barang yang dijual biasanya adalah barang kebutuhan sehari – hari yang cepat laku dan banyak dicari sehingga perputaran modal berjalan lancar. Selain itu, penjual pada pasar tradisional juga hanya memperhitungkan keuntungan dalam jangka waktu pendek (Baca juga: Jenis-Jenis Lembaga Sosial).Berbeda dengan pasar tradisional, pada pasar modern penjual umumnya sudah lebih  berpengalaman dalam berbisnis. Modal yang digunakan jauh lebih besar dibandingkan dengan modal penjual di pasar tradisional. Perhitungan penjual di pasar modern lebih berorientasi pada keuntungan jangka panjang biasanya perhitungan bersifat kuartal tahu atau per semester.Artikel lainnya:Kondisi Penduduk IndonesiaFaktor Penghambat Perubahan Sosial BudayaBencana Alam di IndonesiaHarga, Diskon, dan PromoPasar tradisional umumnya menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan pasar modern. Namun, tidak ada potongan harga lainnya saat harga sudah terbentuk. Harga hanya ditentukan dari proses tawar menawar antara penjual dan pembeli. Tidak ada potongan harga dan promo yang ditawarkan penjual. Harga yang ditawarkan dari hari ke hari bisa berbeda – beda tergantung modal yang dikeluarkan penjual setiap hari.Pasar modern memang pada umumnya memberikan harga yang lebih mahal dibandingkan pasar tradisional. Namun, untuk menarik pembeli mereka memberikan potongan harga ke beberapa barang tertentu atau memberikan hadiah kepada pembeli. Hargayang ditawarkan oleh penjual di pasar modern juga cenderung tetap karena harga sudah dibentuk per periode waktu tertentu dan ditetapkan sebelum barang diberikan price

Jawaban

Jawaban #2 untuk Pertanyaan: Perbedaan antara pasar tradisional dan pasar modern

1. Perbedaan jenis barang yang dijual
Pasar Tradisional biasanya menjual kebutuhan primer, Pasar modern menjual kebutuhan primer, sekunder, tersier.

2. Modal
Penjual Pasar Tradisional umumnya memiliki modal yang tidak terlalu banyak, sedangkan pasar modern modalnya lebih besar.

3. Harga
Pasar Tradisional umumnya menawarkan harga yang relatif murah dibandingkan dengan pasar modern.

Demikian beberapa jawaban atas pertanyaan: Perbedaan antara pasar tradisional dan pasar modern. Semoga bermanfaat ya guys. Jangan lupa like dan share Matawanita di bawah ya. Thanks Sekian tanya-jawab mengenai Perbedaan antara pasar tradisional dan pasar modern, semoga dengan postingan ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan kamu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini