8 Penyebab Penyakit Jantung! Kondisi yang Paling Mengarah Pada Kematian

0
100
8 Penyebab Penyakit Jantung! Kondisi Yang Paling Mengarah Pada Kematian
8 Penyebab Penyakit Jantung! Kondisi Yang Paling Mengarah Pada Kematian

Sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia, penyakit jantung bukanlah sesuatu yang harus anda atasi sendirian. Semua orang yang sudah terkena jenis penyakit ini haruslah menjalani perawatan dari dokter, sembari mengubah pola makan dan gaya hidup menjadi menyehatkan.

Sayangnya, zaman modern saat ini semakin banyak jenis makanan yang menjadi pro inflamasi, seperti misalnya junk-food dan fast-food yang harus dihindari oleh para pelaku diet sehat. Sementara inflamasi sendiri merupakan salah satu biang kerok anda mengembangkan penyakit mematikan yang satu ini.

Meskipun ada pengobatan yang bisa menangani penyakit jantung, tetapi alangkah baiknya untuk mencegah hal tersebut datang dengan cara menghindari penyebab dari penyakit jantung itu sendiri.

Bagi anda yang sudah terkena pun harap mengetahuinya agar tidak memperpuruk kondisi saat ini, atau tidak mengalami kondisi berulang jika suatu hari anda berhasil sembuh.

Adapun beberapa jenis penyebab anda terkena penyakit jantung sudah kami tuliskan di bawah ini dengan lengkap.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi dapat merusak arteri anda dengan cara membuatnya kurang elastis, sehingga menurunkan aliran darah dan oksigen ke jantung. Kondisi ini nantinya akan berkembang menjadi penyakit yang mematikan.

Selain itu, penurunan aliran darah ke jantung juga bisa mendatangkan sebuah gejala berupa nyeri dada atau dikenal dengan angina.

Ini ditentukan oleh jumlah resistensi terhadap aliran darah pada arteri dan jumlah darah yang dipompa ke jantung anda. Ketika anda mengalami hipertensi, itu pertanda bahwa jantung anda harus bekerja lebih keras dari biasanya demi memompa pasokan darah ke seluruh tubuh anda.

Ketika dikombinasikan dengan timbunan kolesterol di pembuluh darah, maka resiko terkena serangan janung dan stroke pun akan semakin meningkat. Penyakit jantung hipertensi bahkan telah menjadi penyebab kematian terbanyak akibat tekanan darah tinggi.

  1. Kolesterol Tinggi

Terlalu banyak kolesterol jahat LDL bisa membahayakan tubuh karena berpotensi menempel di dinding dalam arteri anda. Seiring dengan berjalannya waktu, penumpukan bahan lemak (ateroma) tersebut pun akan semakin banyak, yang kemudian dikenal dengan istilah aterosklerosis.

Aterosklerosis sendiri ditandai dengan kondisi darah yang sulit mengalir di pembuluh darah anda akibat kolesterol sehingga bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Sebenarnya, tubuh anda sangatlah membutuhkan kolesterol untuk membangun sel yang sehat, tetapi dengan kadar kecil. Jika anda terlalu banyak memilikinya akibat dari pola makan yang sembarangan, maka bisa meningkatkan resiko penyakit jantung.

Ada peningkatan tajam dalam resiko penyakit kardiovaskular jika kadar kolesterol total anda telah sampai pada nilai 240 mg/dl ke atas. Sementara kolesterol LDL haruslah diturunkan hingga kurang dari 70 mg/dl bagi para penderita penyakit jantung atau pembuluh darah.

  1. Kebiasaan Merokok

Kata siapa merokok hanya menyerang paru-paru dan sistem pernafasan saja? Faktanya, asap rokok bisa membahayakan hampir semua organ di tubuh anda, termasuk mendatangkan penyakit jantung.

Seiring dengan berjalannya waktu, maka merokok dapat berkontribusi terhadap resiko terkena ateroklerosis, sehingga mengalami penyakit jantung, gagal jantung, dan serangan jantung pun bukanlah mitos belaka.

Hal ini karena merokok meningkatkan pembentukan plak di pembuluh darah seseorang. Penyakit jantung koroner terjadi ketika arteri yang membawa darah ke otot jantung menyempit karena plak atau tersumbat oleh gumpalan darah. Bahan kimia dalam asap rokok dikenal dapat mengentalkan dan membentuk gumpalan tersebut.

  1. Gemuk dan Obesitas

Mereka yang memiliki badan gemuk atau obesitas cenderung membutuhkan lebih banyak darah untuk memasok oksigen dan nutrisi ke berbagai macam tubuh mereka. Alhasil, kondisi ini akan meningkatkan peningkatan tekanan darah.

Tubuh anda juga akan membutuhkan lebih banyak tekanan untuk menggerakkan aliran darah tersebut. Dan seperti yang sudah disebutkan di atas, tekanan darah tinggi termasuk ke dalam faktor resiko utama seseorang terkena penyakit jantung.

  1. Terkena Diabetes

Sebenarnya diabetes cenderung tidak akan menyebabkan kematian, tetapi komplikasinya lah yang bisa begitu berbahaya, yang mana salah satunya adalah penyakit jantung.

Faktanya, mereka yang tengah terkena diabetes lebih rentan mengembangkan faktor resiko penyakit jantung lainnya, sehingga kemungkinan terkena penyakit berbahaya ini pun semakin meningkat berkali-kali lipat.

Hubungan antara diabetes dan penyakit jantung dimulai dengan kadar gula darah yang tinggi. Seiring waktu, glukosa yang tinggi tersebut dapat merusak arteri dan menyebabkannya menjadi kaku dan keras. Bahan lemak yang menumpuk dalam pembuluh darah pun bisa muncul, yang mana dikenal dengan sebutan aterosklerosis.

  1. Stres dan Kecemasan

Meskipun termasuk ke dalam masalah mental, tetapi masih bisa berakibat fatal terhadap kondisi fisik anda. Stres bisa meningkatkan peradangan di tubuh anda, yang pada gilirannya dikaitkan dengan faktor-faktor resiko pembawa bencana terhadap jantung anda.

Bahkan stres ringan saja sudah bisa memicu masalah jantung seperti aliran darah yang buruk ke otot jantung. Ini adalah kondisi di mana jantung tidak mendapatkan cukup darah atau oksigen. sementara stres jangka panjang bisa mempengaruhi proses pembekuan darah, sehingga akan menjadi lebih lengket dan anda pun beresiko terkena stroke.

Ditambah lagi, gabungan antara stres dan kecemasan dapat menyebabkan tingkat kortisol yang melonjak drastis sehingga meningkatkan tekanan darah dan detak jantung anda di saat yang bersamaan. Lonjakan ini seringkali melemahkan otot jantung dan pada akhirnya penyakit koroner pun muncul.

  1. Gaya Hidup Mager

Malas bergerak dan berolahraga? Berhati-hatilah karena gaya hidup mager ini bisa menjadi biang kerok anda terkena penyakit jantung, sekalipun memiliki pola makan yang sehat.

Dalam sebuah tinjauan besar penelitian yang diterbitkan pada tahun 2015 di Annals of Internal Medicine menemukan bahwa mereka yang duduk dalam waktu lama telah dikaitkan dengan hasil kesehatan yang lebih buruk dan berpotensi terkena penyakit jantung, diabetes tipe-2, dan kanker.

Aliran darah anda akan melambat sehingga memungkinkan asam lemak menumpuk di pembuluh darah. Kemampuan tubuh pun untuk mengolah lemak akan menurun. Artinya, semakin lama lemak tersangkut di pembuluh darah anda, maka akan semakin tinggi pula resiko terkena penyakit jantung.

Terlebih jika anda sudah memasuki usia 30 tahun, maka gaya hidup mager tersebut akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap kesehatan jantung anda.

  1. Faktor Genetik

Kabar buruknya, faktor resiko yang satu ini tidak bisa anda hindari atau diubah dengan sesuka hati, sekalipun sudah memiliki pola makan dan gaya hidup sehat. Tetapi kebiasaan menyehatkan tersebut masih bisa meminimalisir kemungkinan penyakit mematikan tersebut menjangkiti anda.

Riwayat keluarga akan penyakit jantung tergantung pada jumlah dan usia kerabat tingkat pertama yang terkena. Misalnya, saudara kandung pasien memiliki peningkatan resiko sekitar 40%, sedangkan keturunan dari orang tua semakin meningkat antara 60% hingga 75%.

Ketika salah satu anggota keluarga kita mewariskan sifat-sifatnya dari satu generasi ke generasi lain melalui gen, proses inilah yang kita kenal dengan sebutan hereditas. Tak hanya penyakit jantung saja, faktor genetik ini juga bisa berperan terhadap tekanan darah tinggi dan kondisi terkait lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini