7 Cara Mengobati Cacar Air yang Terasa Gatal

0
413
Mother Taking Care Of Baby With Chicken Pox
Mother Taking Care Of Baby With Chicken Pox

Cacar air termasuk ke dalam infeksi virus yang menyebabkan rasa gatal dengan bintik-bintik merah di sekujur tubuh, dan seringkali disertai dengan gejala mirip seperti flu. Meskipun vaksin varicella bisa mencegahnya hingga 90%, tetapi jika sudah terkena maka tidak ada pengobatan yang tepat untuk mengatasinya.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah menekan gejalanya yang muncul itu sendiri, sembari menunggu hingga penyakit itu sembuh dengan sendirinya. Sistem kekebalan tubuh sangatlah berperan aktif agar infeksi virus tersebut hilang secara total dari dalam tubuh anda.

Penyakit ini paling sering menyerang anak-anak, tetapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa pun bisa terkena. Infeksi virus bisa menyebar dengan cara:

  • Melalui cairan pernafasan (batuk atau bersin).
  • Melalui air liur (berciuman atau berbagi minuman)
  • Melalui kontak dari kulit ke kulit (berjabat tangan atau bahkan berpelukan)
  • Menyentuh permukaan kulit yang telah terkontaminasi
  • Dari ibu ke bayi melalui kehamilan, persalinan, atau aktivitas menyusui.

Di Indonesia sendiri cukup mewabah, terutama pada usia anak sekolah dasar. Ada sekitar 150 ribu kasus per tahunnya di negara kita. Maka dari itulah, penting bagi anda untuk tetap menjaga kesehatan sistem imunitas sambil melakukan beberapa cara dalam mengatasi cacar air seperti yang sudah kami tuliskan di bawah ini.

Oleskan Losion Kalamin

Losion kalamin dapat membantu mengurangi rasa gatal yang disebabkan infeksi cacar air. Losion ini mengandung sifat menenangkan kulit, termasuk zinc oksida. Penelitian sendiri telah menunjukkan bahwa mineral zinc merupakan pilihan pengobatan yang berguna untuk melawan gatal karena dapat mengurangi sekresi histamin yang menjadi penyebab gatal.

Obat ini pun seringkali digunakan untuk mengobati dan mencegah ruam popok dan iritasi kulit ringan lainnya – misalnya luka bakar dan goresan. Ia bekerja dengan membentuk penghalang pada kulit untuk melindungi dirinya dari iritasi atau kelembapan.

Pastikan anda menggunakan jari bersih atau kapas, kemudian oleskan losion kalamin pada area kulit yang terasa gatal. Selain itu hindari mengoleskan losion terhadap cacar air yang terletak di sekitar mata.

Mandi Menggunakan Oatmeal

Mandi oatmeal bisa menenangkan dan menghilangkan gatal yang disebabkan oleh cacar air. Cara ini cukup aman dilakukan karena cenderung tidak akan menyebarkannya dari satu area kulit ke kulit yang lainnya.

Terutama oatmeal koloid (oat yang telah digiling menjadi bubuk halus) yang telah digunakan selama berabad-abad lamanya sebagai salep untuk mengobati kulit yang gatal, kering, atau teriritasi. Sehingga tak aneh jika bahan alami ini sudah sering ditemukan dalam produk komestik seperti pelembab, sampo, dan krim cukur.

Sementara untuk pengobatan cacar air, anda bisa melakukannya dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Gunakan satu cangkir oatmeal untuk anak yang lebih besar atau dewasa, dan sepertiga cangkir untuk bayi atau anak kecil. Bubukkan oatmeal tersebut hingga menjadi serpihan-serpihan kecil.
  2. Lakukan tes terlebih dahulu untuk memastikan bahwa oatmeal sudah benar-benar ditumbuk halus. Cobalah campurkan 1 sdm oatmeal yang telah ditumbuk tersebut ke dalam sedikit air hangat. Jika oat tampak menyerap air dan mengubahnya menjadi seperti susu, berarti oatmeal sudah siap digunakan.
  3. Masukkan oatmeal ke dalam bak mandi dan mandikan anak anda tidak lebih dari 20 menit.

Anda juga bisa menjadikan oat sebagai lotion untuk dioleaskan langsung ke kulit. Cara ini bisa memberikan efek menenangkan dan melembabkan lepuh pada cacar air yang terasa gatal.

Gunakan Sarung Tangan

Sarung tangan digunakan di malam hari saat anda tengah tidur. Tujuannya agar anda tidak menggaruknya. Seringkali kita menggaruk bagian tubuh saat terlelap tidur tanpa disadari, dan itu bisa memperparah kondisi cacar air yang tengah diderita.

Menggaruk lepuhan secara intens bisa merobek kulit dan meninggalkan bekas luka yang permanen. Terdapat pula resiko akan masuknya bakteri lain sehingga berpotensi mendatangkan masalah lain yang tidak diinginkan.

Jadi, hindari garukan baik secara disengaja maupun tidak disengaja. Rajin-rajinlah menggunting kuku anda agar meminimalisir luka yang diakibatkannya.

Mandi Menggunakan Baking Soda

Pilihan pereda gatal akibat cacar air lainnya yang bisa ditambahkan ke dalam bak mandi anda adalah soda kue atau baking soda. Tambahkanlah seperempat cangkir bahan tersebut ke dalam bak mandi air hangat yang dangkal. Rendam selama 15 hingga 20 menit sebanyak 3 kali sehari. Cara ini terbukti ampuh dalam menenangkan kulit yang terasa gatal.

Baking soda sendiri memiliki efek anti jamur yang bisa pula dijadikan sebagai obat alternatif untuk kondisi kulit berjamur, yang sebagian besar menyebabkan gatal-gatal tak tertahankan.

Gunakan Kompresan Kamomil

Bunga liar bernama kamomil juga ternyata memiliki efek menenangkan terhadap kulit yang tengah gatal. Anda bisa mendapatkannya dalam bentuk teh celup yang banyak dijual di pasaran. Bunga ini memiliki sifat antiseptik dan anti radang saat dioleskan langsung ke kulit anda.

Terdapat pula kamomil dalam bentuk minyak esensial yang biasa digunakan secara topikal untuk mengurangi rasa gatal yang disebabkan oleh berbagai macam kondisi penyebab kulit gatal termasuk eksim, wasir, dan ruam popok. Bahkan ia sangat aman saat digunakan sebagai sampo untuk mengurangi ketombe dan kulit kelapa kering.

Sementara sebagai obat cacar air, anda bisa menyeduh dua hingga tiga kantung teh kamomil dan tunggu hingga menjadi dingin. Kemudian celupkan kapas lembut atau kain waslap ke dalam teh dan oleskan langsung ke area kulit yang tengah terasa gatal. Setelah selesai, tepuk-tepuk kulit dengan lembut hingga kering.

Obat Pereda Nyeri

Jika lepuh cacar air tersebut terasa sangat menyakitkan atau bahkan menyebabkan demam, anda bisa menggunakan obat pereda nyeri untuk mengatasi gejalanya tersebut. Sebut saja paracetamol yang sudah sering digunakan sebagai obat pereda nyeri untuk mengobati gejala terkait cacar air.

Ini karena obat jenis tersebut cenderung memiliki resiko yang lebih kecil dibandingkan dengan obat anti radang non-steroid lainya (NSAID) seperti ibuprofen dan aspirin.

Bahkan pemberian ibuprofen haruslah dihindari saat terkena cacar air karena bisa memperparah keadaan hingga mengancam nyawa, sementara aspirin bisa mendatangkan sindrom Reye bagi anak-anak.

Hubungi Dokter

Seringkali terdapat beberapa macam kondisi yang mengharuskan anda atau anak anda pergi ke dokter saat terkena cacar air. Tidak ada pengobatan rumahan yang bisa mengatasi hal tersebut karena tingkat keparahannya jauh lebih berbeda.

Adapun beberapa kondisi yang harus membuat anda lari ke dokter diantaranya:

  • Penderita cacar air di bawah usia 1 tahun
  • Jika anda atau anak anda memiliki riwayat sistem kekebalan tubuh yang lemah atau imunokompromi disebabkan penyakit kronis atau kanker.
  • Jika cacar air menyebabkan demam lebih dari 39°C, atau demam berlangsung lebih dari empat hari berturut-turut.
  • Demam yang hilang selama lebih dari 24 jam kemudian muncul kembali.
  • Jika cacar air menyebabkan kekakuan di leher, kebingungan, kesulitan bernafas, atau ruam yang mengeluarkan darah.

Dokter anda kemungkinan besar akan meresepkan beberapa obat tertentu termasuk antivirus, analgesik, dan antihistamin untuk mengurangi durasi cacar air yang tengah terjadi tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini